Review Buku Kesetiaan Mr.X: Pertarungan Dua Jenius dalam Novel Misteri Karya Keigo Higashino

 Halo!

Setelah berminggu-minggu mengalami reading slump, akhirnya aku memaksakan diri untuk mencari buku yang available di iPusnas. Berbekal buku Keajaiban Toko Kelontong Namiya karya Keigo Higashino (yang juga aku baca di iPusnas), bertemulah aku dengan bukunya yang lain, berjudul Kesetiaan Mr. X, dengan genre mystery-crime.

Walaupun berbeda dengan Keajaiban Toko Kelontong Namiya, saat membaca Kesetiaan Mr. X ini aku jelas melihat adanya ciri khas dari Keigo Higashino—selalu menciptakan plot twist yang saling berkesinambungan antaradegan.  

Supaya kalian mendapat gambaran tentang seperti apa cerita dari buku ini, mari kita bahas dan pecahkan misterinya!



Bibliografi Buku

Judul Asli: Devotion of Suspect X 
Judul Terjemahan: Kesetiaaan Mr. X
Penulis: Keigo Higashino
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama  
Jumlah Halaman: 329 (versi e-book) 

Sinopsis 

Ketika si mantan suami muncul lagi untuk memeras Yasuko Hanaoka dan putrinya, keadaan menjadi tak terkendali, hingga si mantan suami terbujur kaku di lantai apartemen. Yasuko berniat menghubungi polisi, tetapi mengurungkan niatnya ketika Ishigami, tetangganya, menawarkan bantuan untuk menyembunyikan mayat itu. 

Saat mayat tersebut ditemukan, penyidikan Detektif Kusanagi mengarah kepada Yasuko. Namun sekuat apa pun insting detektifnya, alibi wanita itu sulit sekali dipatahkan. Kusanagi berkonsultasi dengan sahabatnya, Dr. Manabu Yukawa sang Profesor Galileo, yang ternyata teman kuliah Ishigami. 

Diselingi nostalgia masa-masa kuliah, Yukawa sang pakar fisika beradu kecerdasan dengan Ishigami, sang genius matematika. Ishigami berjuang melindungi Yasuko dengan berusaha mengakali dan memperdaya Yukawa, yang baru kali ini menemukan lawan paling cerdas dan bertekad baja. 

Alur Cerita: Pelaku, Korban dan Motif di Awal Cerita

Aku biasanya mencari keseruan dari sebuah novel misteri dengan menebak-nebak siapa pelakunya, apa motifnya dan bagaimana eksekusi dari pembunuhan itu dilakukan. Tapi dari sinopsisnya saja, kalian sudah tahu ketiga hal tersebut sejak awal. 

Tentunya, informasi ini di–spill duluan untuk menyembunyikan plot twist yang mengejutkan di akhir cerita. 

Seperti yang sudah kita tahu, Yasuko Hanaoka adalah si pembunuh dari mantan suaminya akibat tidak tahan dengan pemerasan yang ia dan putrinya alami. Setelah itu, tetangganya si guru matematika SMA yang pendiam dan misterius, Ishigami, membantu menyembunyikan mayat dan mengatur alibi serta rencana agar tidak dicurigai polisi. 

Suatu hari, ditemukan mayat dengan wajah rusak dan sidik jari terbakar, yang kemudian diidentifikasi sebagai Togashi, mantan suami dari Yasuko. Berdasarkan informasi ini, polisi menetapkan Yasuko sebagai salah satu tersangka karena memiliki motif kuat.  

Sebagai pembaca, kita akan melihat bagaimana Ishigami menyusun alibi demi melindungi Yasuko dan putrinya, sementara kepolisian begitu kesulitan untuk mencari titik terang dari kasus ini.  

Sayangnya, ada satu hal yang tidak Ishigami perkirakan—persahabatan antara detektif dari kepolisian, yaitu Detektif Kusanagi dan Manabu Yukawa, seorang asisten dosen fisika yang ternyata teman lama Ishigami di universitas Teito. Yukawa, yang beberapa kali membantu Kusanagi memecahkan kasus kepolisian, dijuluki "Detektif Galileo."  

Dibandingkan Kusanagi sebagai detektif kepolisian, Yukawalah yang menjadi lawan sepadan bagi rencana sempurna Ishigami si matematikawan jenius. 

 Pertarungan Dua Jenius

Salah satu daya tarik buku ini adalah pertarungan intelektual antara Ishigami dan Yukawa. Yukawa menyebut Ishigami adalah seorang matematikawan jenius yang hanya muncul sekali dalam sepuluh tahun dan selalu mengedepankan logika. 

Higashino berhasil menyajikan konsep yang tidak biasa dengan cara yang mudah dipahami, tanpa membuat pembaca (termasuk aku) kebingungan. Kemampuannya merangkai tiap elemen cerita menjadi satu kesatuan yang rapi membuatku kagum. 

Pendapatku

Seperti Toko Kelontong Namiya yang memiliki pacing lambat, buku ini juga terasa lambat di bagian tengah, terutama saat kepolisian terus berputar-putar dan terjebak dalam rencana Ishigami. Rasanya tidak sabar ingin tahu bagaimana akhir cerita ini. 

Plot cerita pembunuhan yang bukan menebak pelakunya, tetapi bagaimana cara pelakunya menutupi kejahatannya, ternyata sangat masuk ke seleraku. Walaupun seperti yang aku bilang, aku sempat ingin skip bagian kepolisian karena mereka terlalu lambat dan tentunya aku selalu menantikan kemunculan dari Yukawa si Detektif Galileo. 

Kesetiaan Mr. X adalah novel mystery-crime yang tidak hanya memberikan pengalaman novel misteri biasa, tapi juga eksplorasi mendalam tentang kompleksitas emosi manusia. Baca buku ini kalau kamu mencari buku bacaan yang memadukan logika dan perasaan. 

Akhir kata, kalau kalian sedang mengalami reading slump, coba deh baca buku bergenre mystery–crime. Serius, ini ampuh untuk mengembalikan minat baca yang sudah loyo! 😄

.

.

Yuk saling terkoneksi ! 

Tinggalkan jejak berupa komentar di bawah, ya! Aku sangat ingin menambah teman blogger supaya lebih semangat nulis~ ðŸ’•

Terima kasih sudah membaca, sampai bertemu di tulisanku selanjutnya /ᐠ. .ᐟ\āļ…





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Andai saja aku tidak melakukannya – Bab dari Buku Positive Approach

Review Buku As Long as The Lemon Trees Grow Karya Zoulga Katouh: Ketika Perang Merebut Segalanya, Kecuali Harapan