Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Review Buku: Pembunuhan di Orient Express (Murder on the Orient Express) - Agatha Christie

Gambar
Haloo!!  Pecinta buku detektif segera merapat, karena aku akan mereview buku detektif yang cukup terkenal karangan Agatha Christie yaitu Murder on the Orient Express!  Bibliografi Judul Buku: Pembunuhan di Orient Express (Murder on the Orient Express) Penulis: Agatha Christie Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Jumlah Halaman: 360 Tahun Terbit: 2017 Sinopsis Tepat setelah tengah malam, gumpalan salju menghentikan kereta Orient Express. Padahal saat itu kereta mewah tersebut sangat dipadati penumpang. Tetapi, begitu pagi tiba, mereka kekurangan satu penumpang. Dia tewas di dalam kompartemen, dengan belasan luka tusuk, dan pintunya terkunci dari dalam. Sebagai salah satu penumpang, Poirot berlomba dengan waktu untuk menemukan pelaku pembunuhan itu. Ringkasan Malam tentang Murder on the Orient Express Buku ini bercerita tentang Detektif Poirot yang terjebak di sebuah kereta mewah Orient Express karena salju tebal. Di tengah-tengah kereta yang berhenti, satu penumpang ditemukan tewas...

Review Buku: Gadis Minimarket (Convenience Store Woman) - Sayaka Murata

Gambar
  Bibliografi Buku  Judul Buku: Gadis Minimarket (Convenience Store Woman) Penulis: Sayaka Murata Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Jumlah Halaman: 160  Tahun Terbit: 2020 Sinopsis Dunia menurut Keiko untuk menjadi normal, walau ia tidak tahu "normal" itu seperti apa. Namun di minimarket, Keiko dilahirkan dengan identitas baru sebagai "pegawai minimarket". Kini Keiko terancam dipisahkan dari dunia minimarket yang dicintainya selama ini... Menurut Ringkasan Malam Buku ini menceritakan tentang Keiko Furukura yang sudah menjadi seorang pegawai paruh waktu minimarket sejak ia berusia 18 tahun. Keiko memiliki rasa cinta terhadap pekerjaannya. Sebetulnya mungkin tidak jarang ada seseorang yang mencintai pekerjaannya sebagaimana Keiko, akan tetapi menjadi pekerja paruh waktu di umur 36 tahun membuat Keiko dianggap aneh dan tidak normal, karena wanita umur 36 tahun harusnya sudah menikah atau memiliki pekerjaan utama yang lebih stabil. Di awal cerita, kita sudah diberitahu k...

Review We Have Always Live in the Castle - Shirley Jackson

Gambar
"My name is Mary Katherine Blackwood. I am eighteen years old, and i live with my sister Constance. I have often thought that with any luck at all i could have been born a werewolf, because the two middle fingers on both my hand are the same length, but i have had to be content with what I had. I dislike washing myself, and dogs, and noise. I like my sister Constance, and Richard Plantagenet, and Amanita Phaalloides, the death-cup mushroom. Everyone else in my family is dead." Paragraf pembuka ini disebut-sebut sebagai salah satu paragraf pembuka terbaik dari semua novel gotik yang ada, yaitu We Have Always Lived in the Castle karya Shirley Jackson.  Bibliografi Buku Judul Buku: We Have Always Live in the Castle  Penulis: Shirley Jackson  Penerbit: Mizan  Jumlah Halaman: 270  Tahun Terbit: 2018 (Pertama kali diterbitkan tahun 1962)  Sinopsis Enam tahun lalu, semangkuk gula yang dibubuhi racun arsenik menewaskan seluruh anggota keluarga Blackwood kecuali dua...

Review Ronggeng Dukuh Paruk — Ahmad Tohari

Gambar
 Aku selalu suka buku yang berlatar belakang Indonesia di masa lalu.  Bibliografi Buku Judul: Ronggeng Dukuh Paruk Penulis: Ahmad Tohari Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Jumlah Halaman: 180 alaman Genre: Fiksi Sejarah Sinopsis Semangat Dukuh Paruk kembali menggeliat sejak Srintil dinobatkan menjadi ronggeng baru, menggantikan ronggeng terkahir yang mati dua belas tahun yang lalu. Bagi pedukuhan yang kecil, miskin, terpencil dan bersahaja itu, ronggeng adalah perlambang. Tanpanya, dukuh itu merasa kehilangan jati diri. Dengan segera Srintil menjadi tokoh yang amat terkenal dan digandrungi. Cantik dan menggoda. Semua ingin pernah bersama ronggeng itu. Dari kaula biasa hingga pejabat-pejabat desa maupun kabupaten.  Namun malapetaka politik tahun 1965 membuat dukuh tersebut hancur, baik secara fisik maupun mental. Karena kebodohannya, mereka terbawa arus dan divonis sebagai manusia-manusia yang telah mengguncangkan negara ini. Pedukuhan itu dibakar. Ronggeng beserta para pena...