Review Buku: Gadis Minimarket (Convenience Store Woman) - Sayaka Murata

 


Bibliografi Buku 


Judul Buku: Gadis Minimarket (Convenience Store Woman)
Penulis: Sayaka Murata
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 160 
Tahun Terbit: 2020

Sinopsis

Dunia menurut Keiko untuk menjadi normal, walau ia tidak tahu "normal" itu seperti apa. Namun di minimarket, Keiko dilahirkan dengan identitas baru sebagai "pegawai minimarket". Kini Keiko terancam dipisahkan dari dunia minimarket yang dicintainya selama ini...

Menurut Ringkasan Malam

Buku ini menceritakan tentang Keiko Furukura yang sudah menjadi seorang pegawai paruh waktu minimarket sejak ia berusia 18 tahun. Keiko memiliki rasa cinta terhadap pekerjaannya. Sebetulnya mungkin tidak jarang ada seseorang yang mencintai pekerjaannya sebagaimana Keiko, akan tetapi menjadi pekerja paruh waktu di umur 36 tahun membuat Keiko dianggap aneh dan tidak normal, karena wanita umur 36 tahun harusnya sudah menikah atau memiliki pekerjaan utama yang lebih stabil.

Di awal cerita, kita sudah diberitahu kalau Keiko sepertinya memiliki kepribadian yang berbeda dari orang lainnya. Terkadang ia memiliki pemikiran yang logis tapi tidak disertai dengan rasa simpati dan empati bahkan terkesan seperti tidak memiliki emosi sama sekali. 

Aku kira memang Keiko ini memiliki kelainan dalam hal mengekspresikan perasaan dan emosinya, sehingga rutinitas adalah sesuatu  yang sangat ia sukai. Hal-hal lainnya yang berada di luar jalur rutinannya tidak akan Keiko pusingkan. 

Akan tetapi, setelah ditelisik ternyata buku ini bukan hanya tentang seorang perempuan yang tidak memiliki emosi dan mencintai pekerjaannya dengan cara yang aneh. Tapi juga sindiran bagi warga Jepang yang terkenal workaholic, hanya mementingkan pekerjaan dan mengabaikan hal-hal lain yang bersifat sosial seperti keluarga, teman dan pasangan. 

Yah, menjadi tidak normal diantara yang normal memang sulit, Keiko sendiri sebetulnya tidak peduli jika ia menjadi si tidak normal. Tapi lingkungan tidak membiarkan itu terjadi, justru keluar dari rutinitas sebagai pegawai minimarket membuat Keiko menjadi menderita. Tapi jujur saja, Keiko bukan tokoh yang membuat kita ingin mengasihani karakternya. Hahaha, kitalah bagian dari masyarakat itu.

Buku ini sangat mengalir dan mudah dibaca, terjemahannya juga sangat enak dibaca! Aku menikmati setiap kalimat dan paragraf dari buku ini. Walaupun ceritanya sederhana tapi layak dibaca di waktu luangmu karena buku ini super tipis! 

"Dunia normal adalah dunia yang tegas dan diam-siam selalu mengeliminasi objek yang dianggap asing. Mereka yaang tak layak akaan dibuang."

.

.

Yuk saling terkoneksi! 

Tinggalkan jejak berupa komentar di bawah, ya! Aku sangat ingin menambah teman blogger supaya lebih semangat nulis~💕

Terima kasih sudah membaca, sampai bertemu di tulisanku selanjutnya! /ᐠ. .ᐟ\āļ… 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Andai saja aku tidak melakukannya – Bab dari Buku Positive Approach

Review Buku As Long as The Lemon Trees Grow Karya Zoulga Katouh: Ketika Perang Merebut Segalanya, Kecuali Harapan

Review Buku Kesetiaan Mr.X: Pertarungan Dua Jenius dalam Novel Misteri Karya Keigo Higashino